Senin, 14 Mei 2012
Keanekaragaman Hayati
inilah anggota keolompok kami :D
KEANEKARAGAMAN HAYATI
I. Tujuan:
1. Mengidentifikasi keanekaragaman gen dan jenis makhluk hidup dari hasil pengamatan lingkungan.
- Membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem.
- Melakukan pengamatan atau pengambilan data secara benar.
- Merumuskan konsep keseragaman makhluk hidup dari hasil pengamatan.
- Membuat tulisan atau laporan berdasar aturan penulisan ilmiah yang benar.
- Memuat tulisan dalam blog kelompok.
- Menunjukkan kerjasama team
- Menunjukkan sikap saling menolong
II.
Dasar Teori :
KEANEKARAGAMAN HAYATI
Di dunia ini tidak ada individu yang benar-benar
sama. Setiap individu memiliki ciri-ciri
khusus yang menyebabkan individu
satu berbeda dengan individu lainnya. Perbedaan ini menunjukkan adanya biodiversitas atau keanekaragaman makhluk
hidup. Perbedaan ciri antara
makhluk hidup yang satu dengan yang lain menunjukkan adanya
keberagaman makhluk hidup. Perbedaan sifat dalam satu jenis disebut variasi. Keanekaragaman
hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dari organisme tingkat rendah sampai tingkat tinggi, Secara garis besar keanekaragaman hayati
terbagi menjadi tiga tingkat,yaitu:
1. Keanekaragaman gen
Keanekaragaman gen menyebabkan variasi antar
individu sejenis, misalnya keanekaragaman pada bunga mawar dengan bermacam –
macam warna. Gen merupakan materi yang terdapat didalam kromososm makhluk hidup
yang mengendalikan ciri organisme. Perbedaan variasi gen pada setiap makhluk
hidup menyebabkann sifat yang tidak tampak (genotip) dan sifat yang tampak
(fenotip) pada setiap makhluk hidup menjadi berbeda. Variasi makhluk hidup
dapat terjadi akibat perkawinan sehingga susunan gen keturunannya berbeda dari
susunan gen induknya.
2. Keanekaragaman spesies
Contoh keanekaragaman spesies yaitu pada jenis
kacang – kacangan, seperti kacang tanah, kacang kapri, kacang hijau, kacang
merah. Keanekaragaman tingkat jenis menunjukkan adanya variasi bentuk,
penampakan dan frekuensi gen.
3.
Keanekaragaman ekosistem.
Keanekaragaman ekosistem makhluk hidup meliputi
keanekaragamn habitat, komunitas biotik dan proses ekologi di biosfer. Faktor
biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup lainnya. Faktor abiotik meliputi
iklim, cahaya, suhu, air, tanah dan kelembaban
Perbedan komponen-komponen penyusun tersebut mengakibatkan perubahan dari interaksi yang ada sehingga menciptakan
ekosistem yang berbeda-bedapula. Faktor utama yang menyebakan terjadinya
keanekaragaman ekosistem adalah perbedaan
letak geografis. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora
(tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati
suatu daerah sehingga terbentuklah
keanekaragaman tingkat ekosistem. Contoh beberapa ekosistem di
Indonesia antara lain ekosistem Mangrove, ekosistem lumut, ekosistem pantai,
ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem hutan berdaun jarum, ekosistem gurun dll.
III. Alat dan bahan
1. Alat
a. Pisau/ silet
b. Penggaris
c. Lup
2. Bahan
a. Macam- macam buah jeruk ( jeruk nipis, jeruk baby, jeruk
buah.
b. Macam- macam biji kacang panjang dari berbagai varietas.
c. Macam- macam biji kacang-
kacangan ( Leguminoceae ), meliputi
biji kacang hijau, biji kacang tanah,
biji kacang merah dan
biji kacang- kacang yang lain.
e. Gambar atau foto 3 macam ekosistem dari
internet.
IV. CARA KERJA
1. Amati dan identifikasi macam – macam variasi buah
dan biji berdasarkan sifat atau ciri – ciri yang dapat diamati, variasi ukuran,
variasi tekstur permukaan specimen dengan menggunakan indra atau alat bantu
yang sesuai.
2. Identifikasi persamaan dan perbedaan ciri/ sifat
pada specimen tersebut.
3. Catatlah persamaan dan perbedaan ciri/ sifat ke
dalam tabel pengamatan
4. Amati keseragaman ciri/ sifat yang ada pada
berbagai specimen
5. Perhatikan dan identifikasi gambar atau foto
ekosistem yang kamu cari dari internet. Tulis aspek – aspek yang penting dari
pengamatan tersebut ke dalam tabel.
V. HASIL
PENGAMATAN
PENGAMATAN
|
||||||
BAHAN
|
Warna
|
Aroma
|
Bentuk
buah
|
Ukuran
lingkar buah
|
Tekstur
kulit buah
|
|
Buah jeruk
|
1
|
hijau kekuningan
|
kecut/asam baunya tajam
|
bulat
|
berpori,kasar
|
|
2
|
kuning tua
|
manis
|
bulat gepeng
|
halus/lembut,berpori
|
||
3
|
orange
|
manis dan segar
|
bulat
|
halus/lembut,berpori
|
||
Biji kacang berbagai jenis
|
1
|
hijau
|
hambar
|
lonjong
|
halus
|
|
2
|
coklat muda
|
hambar |
separti pisang
|
halus
|
||
3
|
coklat
|
hambar
|
separti pisang
|
halus
|
||
Biji kacang panjang dalam berbagai varietas
|
1
|
merah belang
|
hambar
|
separti pisang
|
halus
|
|
2
|
coklat belang
|
hambar
|
separti pisang
|
halus
|
||
3
|
coklat tua
|
hambar
|
separti pisang
|
halus
|
||
Ekosistem
|
1
|
Merah coklat
|
||||
2
|
hijau pekat
|
|||||
3
|
hijau coklat
|
|||||
Keterangan
Tabel:
Jeruk 1 : Jeruk nipis
Jeruk 2 : Jeruk baby
Jeruk 3 : Jeruk buah
Biji 2 : Biji Kacang tanah
Biji kacang panjang varietas 2
Biji kacang panjang varietas 3
Ekosistem 1 :
Ekosistem Tundra
Ekosistem 2 :
Ekosistem hutan lumut
Ekosistem 3 :
Ekosistem hutan bakau
IV.analisis data
berdasarkan
pengamatan kelompok kami semua buah ataupun ekosistem memiliki
karakteristik,aroma,bentuk yang berbeda satu dengan yang lainnya.Tetapi
juga memiliki beberapa persamaan contohnya buah jeruk memiliki persamaan
dalam tekstur yang berpori dan aromanya.
lalu pada kacang kacangan memiliki persamaan dalam teksturnya yang lembut dan aromanya yang hambar.
perbedaannya dalam hal warna,tentu sangat berbeda sekali,tetapi ukurannya mayoritas hampir sama.
ekosistem
memiliki perbedaan yang mencolok dari warna masing masing
ekosistem.lalu makhluk hidup yang tinggal disitu,contoh di hutan
mangrove banyak ditinggali ikan ikan,sedangkan hutan tundra dihuni oleh
hewan karnivora jadi memiliki perbedaan masing masing,yang tidak bisa
disamakan atau dilebihkan karena juga meiliki kelebihan masing masing










laporan sudah saya terima dan baca......oke juga akhirnya.....ada foto2nya lagi.....siplah....
BalasHapuso ya....kesimpulan kok nggak ada.....
BalasHapus